Indonesia Desak Dukungan yang Lebih Kuat bagi Negara Berkembang pada Pertemuan Tingkat Menteri D-8 Jelang COP31
17 Juli 2026
D-8 Halal Expo Indonesia Ditutup, Komitmen Transaksi Tercatat Lebih dari USD 13 Juta
12 Juli 2026
Hari Keempat D-8 Halal Expo Indonesia, MoU Perdagangan dan Kerja Sama Kembali Ditandatangani
11 Juli 2026
Bangladesh, Mesir dan Malaysia Dorong D-8 Menjadi Pemimpin Ekonomi Halal Global
10 Juli 2026
Hari Ketiga D-8 Halal Expo Indonesia, Eksplorasi Ragam Pendanaan dan Investasi Syariah
10 Juli 2026
Indonesia's D-8 Chairmanship
Indonesia's D-8 Chairmanship 2026-2027
Acara Unggulan
D-8 Halal Expo Indonesia 2026
8-12 Juli 2026 - Senayan Indoor Tennis Complex, Jakarta
D-8 Halal Expo Indonesia 2026 menjembatani diplomasi ekonomi D-8 tingkat tinggi dengan sektor riil bisnis halal melalui dialog kebijakan yang terhubung langsung dengan kolaborasi B2B, investasi, dan perdagangan.
D-8
Sejarah Singkat
D-8 resmi didirikan melalui Deklarasi Istanbul pada 15 Juni 1997, menyusul prakarsa visioner dari Prof. Dr. Necmettin Erbakan, Perdana Menteri Turki saat itu. Organisasi ini menyatukan delapan negara berkembang yaitu Turki, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Bangladesh, dan Pakistan dengan tujuan utama memperkuat kerja sama ekonomi lintas kawasan. Pembentukannya menandai komitmen negara-negara anggota untuk menciptakan sinergi dalam pembangunan sosial-ekonomi tanpa dibatasi oleh sekat geografis. Azerbaijan bergabung D-8 di 2025.
Berakar pada semangat kerja sama Selatan-selatan, D-8 berfokus pada peningkatan posisi negara-negara anggota dalam sosio-ekonomi global, mendiversifikasi dan menciptakan peluang baru dalam hubungan perdagangan, meningkatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan di tingkat internasional, serta meningkatkan standar hidup masyarakatnya.
Keketuaan
Prioritas
Integrasi Ekonomi dan Perdagangan
Memperluas cakupan PTA D-8 (Preferential Trade Agreement) dan memulai kajian D-8 CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), serta meningkatkan bisnis dan investasi.
Pengembangan Ekonomi Halal
Mendorong inisiatif ekonomi halal, pengembangan wisata ramah muslim, dan program peningkatan kapasitas untuk mendukung ekspor produk halal.
Ekonomi Biru, Ketahanan Pangan dan Transisi Hijau
Kerja sama di bidang ekonomi biru dan transisi hijau untuk mendukung ketahanan pangan, keberlanjutan sumber daya dan stabilitas pertumbuhan jangka panjang.
Konektivitas dan Kerja Sama Digital
Memperkuat jaringan pemuda, komunitas saintek, B2B, serta mendorong inklusivitas ekonomi melalui kerja sama digital.
Penguatan Kelembagaan D-8
Meninjau ulang mekanisme kelembagaan dan pendanaan D-8 agar lebih efektif, adaptif, dan berorientasi hasil.
Anggota D-8