Tema Utama

KTT

Tema Keketuaan Indonesia di D-8 2026–2027, “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity, and Cooperation for Shared Prosperity,” menjadi landasan utama penyelenggaraan KTT dan seluruh agenda prioritas. Tema ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat peran D-8 sebagai platform kerja sama Selatan–Selatan yang tangguh, inklusif, dan berorientasi pada hasil nyata, sejalan dengan prinsip kesetaraan, solidaritas, dan kerja sama yang tertuang dalam Dasasila Bandung 1955 serta arah pembangunan nasional (Asta Cita).

Di tengah meningkatnya proteksionisme, perang dagang, dan dinamika geopolitik global, KTT D-8 di bawah Keketuaan Indonesia diarahkan untuk memperkuat solidaritas dan kemandirian ekonomi negara-negara Global South. Selain fokus pada kerja sama ekonomi dan pembangunan, Indonesia juga akan menyelenggarakan sesi khusus pada KTT ke-12 D-8 untuk membahas situasi di Gaza dan Palestina sebagai wujud komitmen kemanusiaan dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Filosofi Logo

Logo Keketuaan Indonesia D-8 merepresentasikan semangat Navigating Global Shifts melalui simbol kompas dan cahaya penuntun (jyoti), dua elemen yang berakar kuat dalam sejarah maritim dan filosofi Nusantara. Kompas melambangkan identitas Indonesia sebagai bangsa bahari sejak era Sriwijaya hingga Majapahit—menavigasi samudera dengan berpedoman pada bintang dan arah angin. Simbol ini mencerminkan kepemimpinan Indonesia yang tegas, terarah, dan berlandaskan kebijaksanaan sejarah dalam memimpin D-8 menghadapi dinamika global.

Cahaya penuntun (jyoti) melambangkan pencerahan, harapan kolektif, dan arah yang benar di tengah ketidakpastian. Delapan elemen berbentuk bintang yang mengelilingi pusat cahaya merepresentasikan delapan negara anggota D-8 yang bersatu dalam satu konfigurasi utuh. Pola radialnya menggambarkan energi, dinamika, dan kekuatan bersama, sejalan dengan filosofi samuccaya—harmoni dalam keberagaman—serta tekad kolektif untuk mencapai kemakmuran bersama yang berkeadilan.