Indonesia, Iran dan Pakistan didesak kuatkan rantai nilai pasok halal
D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) tidak hanya mengenai pameran dan eksibisi. Di sela-sela HEI juga diselenggarakan talk show mengulas beragam tema menarik.
Pada Kamis (9/7) talk show menghadirkan narasumber Yang Mulia Zahid Hafeez Chaudhri, Dubes Pakistan di Jakarta; Yang Mulia Mohammad Boroujerdi, Dubes Iran di Jakarta; serta Bapak Helma Agus Setiawan, dr PT. Soka Cipta Niaga. Tema yang dibahas adalah Driving the Future of Global Halal Trade: Strategic Synergies between Indonesia, Pakistan dan Iran.
Sejumlah hal menarik tergali dari talk show ini, di antaranya adalah bahwa halal sudah bukan lagi menjadi kebutuhan umat Islam tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup global dan pertumbuhan ekonomi. D-8, khususnya Indonesia, Iran dan Pakistan, memiliki beragam potensi untuk mengambil peran lebih besar dalam industri halal global. Namun demikian, tantangan utama perlu ditangani, utamanya berkaitan keragaman standar halal.
Ke tiga negara juga menjajaki kerja sama dalam membangun dan memperkuat rantai nilai pasok halal, misalnya dengan memanfaatkan keunggulan produk katun Pakistan untuk industri pakaian Indonesia, atau teknologi hewan ternak Iran dalam membantu menjaga keamanan pangan bersama.